Efek Pejabat Ketagihan Main Golf May 27, 2009
Posted by thesunshinechacha in Kasus, Pejabat Main Golf.Tags: Antasari Azhar, Caddy, Main Golf, Main Perempuan, Mizuno, Nasruddin Zulkarnaen, Pejabat, Rani Juliani, Rolex
add a comment
Bagi pejabat yang ketagihan main golf berhati-hatilah. Main golf bukanlah permainan olahraga biasa. Stik nya saja harganya jutaan rupiah, belum sepatu Mizuno, topi golf, jam tangan Rolex dan segala macam tips untuk caddy. Apalagi kalau pejabat yang main, caddy biasanya akan berebutan, mumpung lagi ada pejabat yang mau main. Dan biasanya pengelola lapangan golf menyediakan caddy yang yahui untuk pejabat yang telah menjadi langganan.
Terkait dengan kebiasaan main golf tersebut, tentu telah ada korban, yaitu Antasari Azhar yang kecantol caddy Rani Juliani yang merupakan istri Nasruddin Zulkarnaen. Terkait juga dengan peristiwa ini, Anda sebagai pejabat memang tidak layak untuk bersenang-senang apalagi dengan caddy golf karena pejabat dibayar mahal oleh rakyat. Jangan membangga jadi pejabat dengan gaji besar, ingatlah semua gaji yang Anda terima akan dituntut penyelesainnya, tidak dihadapan rakyat, tapi nanti di hadapan Tuhan.
Main golf memang bikin stress hilang. Gerakan memukul bola golf yang tidak boleh sembarangan menjadi resep bagi pejabat untuk menghilangkan kepala pusing karena memikirkan anggaran, istri yang mau ganti mobil baru, anak yang sekolah di luar negeri, simpanan yang minta dinikahi atau bahkan bayi yang minta diakui sebagai anak yang sah.
Full Article
Kisah Manis Caddy Rani Juliani: Membawa Cinta ke Pusara dan Penjara May 18, 2009
Posted by thesunshinechacha in Kasus.Tags: Antasari Azhar, Caddy, Hukuman Mati, KPK, Nasruddin Zulkarnaen, Pasal 340 KUHP, Pembunuhan Berencana, Rani Juliani
add a comment
Hari-hari ini tidak ada lagi berita heboh mengenai kasus terbunuhnya Nasruddin dan keterlibatan Ketua KPK, Antasari Azhar. Orang sibuk memperhatikan berita capres dan cawapres. Begitulah, ingatan publik di Indonesia teramat pendek dan lagi secara fakta hampir tidak ada kemajuan mengenai kasus ini.
Namun hari ini ada semacam konklusi sementara dari kasus ini. Dikutip dari detik.com, Rani Juliani merupakan caddy cerdas, pintar ngomong dan pintar gaul. Gadis ini kini di bawah perlindungan polisi terkait kasus penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) yang menyeret Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.
Rani telah bekerja menjadi caddy di Modernland sejak 2006. Ia termasuk caddy favorit di lapangan golf itu dan mendapat bayaran cukup mahal. Berkat keluwesan sikapnya, karir Rani pun meningkat menjadi marketing. “Teman-teman tahu kalau Rani orangnya pintar ngomong dan pinter bergaul. Makanya dia bisa jadi marketing di sini,” kata Sofie. Perempuan ini telah 10 tahun menjadi caddy di Modernland.
Keluwesan gadis kelahiran 1 juli 1986 itu salah satunya mempesona Nasrudin. Menurut beberapa caddy yang ditemui detikcom, Rani hampir selalu menemani Nasrudin bermain golf. Nasrudin atau lebih beken dipanggil Pak Zul di padang golf itu, sebenarnya banyak dikenal para caddy Modernland. “Tapi seringnya dia minta ditemenin Rani,” jelas Lili, salah seorang teman dekat Rani.
Saking senangnya ditemani Rani, Nasrudin kabarnya sering memberi tips hingga 1 juta rupiah. Padahal pemain lainnya biasanya memberikan tips antara RP 50 ribu-Rp 300 ribu. Mungkin karena sering menemani di lapangan golf, Nasrudin dan Rani makin dekat.
Bagi para caddy, kedekatan dengan pemain golf bukan hal aneh. Diungkapkan, tugas seorang caddy bukan sekadar membawakan stik golf atau memungut bola. Tugas penting yang juga harus dilakukan caddy adalah bisa memberikan masukan kepada pemain tentang cara memukul serta stik yang akan digunakan.
Bahkan terkadang seorang caddy harus setia mendengarkan curhat dari pemain yang mendampinginya. Terutama urusan rumah tangga. “Kalau main golf minimal ngabisin waktu 4 jam. Player (Pemain) bisa bete kalau kita diam aja. Makanya kita suka nimpalin kalau mereka curhat,” jelas Sofie.
Full Artilce
Antasari Azhar’s Case: From Love Affair to Corruption Motive? May 14, 2009
Posted by thesunshinechacha in Kasus.Tags: Antasari Azhar, Cinta Segitiga, Kasus Pembunuhuan Nasruddin Zulkarnaen, Motif Korupsi, Nasruddin Zulkarnaen, Rani Juliani
add a comment
Apa sebenarnya peran Antasari Azhar dalam peristiwa terbunuhnya Nasruddin Zulkarnaen sampai sekarang masih belum jelas. Kemarin seperti yang telah saya posting, sepertinya polisi mulai meninggalkan motif cinta segitiga antara Antasari, Rani Juliani, dan Nasruddin. Anda bisa melihat lagi hal terebut di LINK INI.
Seperti diberitakan okezone.com, motif kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang menyeret Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar sebagai tersangka, mulai bergeser menjadi motif dugaan korupsi besar. Hal ini diungkapkan Pokja Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (Kapak). Dia menegaskan telah menemukan bukti yang mengarah bahwa ada kaitan antara Antasari dan Nasrudin serta Sigid Haryo Wibisono dengan dugaan korupsi di Departemen Sosial.
Hari menambahkan, Kapak melalui tim investigasinya telah menemukan sejumlah bukti seperti kontrak Depsos dengan PT Ladang Sutera Indonesia perihal pengadaan mesin jahit berkecepatan tinggi dari China. Pada kasus ini di Depsos, nama Sigit menjabat staf khusus Menteri Sosial.
Full Article
Kasus Antasari Azhar, Bukan Motif Asmara? Video Link May 13, 2009
Posted by thesunshinechacha in Kasus.Tags: Antasari Azhar, KPK, Motif Asmara, Motif Pembunuhan, Nasruddin Zulkarnaen, Rani Juliani, Video, Video Asmara
3 comments
Setelah sekian lama mereda, kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen yang melibatkan Ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar sedikit mengalami kemajuan. Namun belum tahu benar ke mana arahnya. Tadi pagi Trans 7 memberitakan ada uang miliaran rupiah di rekening Rani Juliani. Tidak tahu juga benar apa tidak. Namun sepertinya, polisi mulai mengenyampingkan morif asmara.
Kepolisian mulai mendalami keterkaitan informasi yang diberikan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen pada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar mengenai korupsi di tubuh PT Rajawali Nusantara Indonesia, induk perusahaan tempat Nasrudin menjabat.
Full Article Include Barometer Video Link
In the Case of Antasari Azhar, Cinta Segitiga Berujung Pusara dan Penjara? May 9, 2009
Posted by thesunshinechacha in Kasus.Tags: Antasari Azhar, Caddy, Cinta Segitiga, Gus Dur, Kasus Pembunuhuan Nasruddin Zulkarnaen, Main Golf, Main Perempuan, Nasruddin Zulkarnaen, Rani Juliani
1 comment so far
Indonesia memang negara yang aneh. Tidak saja perilaku penduduknya yang aneh, tetapi juga pejabat negaranya. Cobalah ditengok ke masa-masa lalu, sedikit saja ke belakang sekitar tahun 1990 an sewaktu pemerintah membebaskan pajak impor mobil Timor yang pengimpornya tidak lain dari anak presiden. Lalu tahun 1998 terjadi reformasi, berita simpang siur mengenai banyaknya non pribumi yang diperkosa dan dibunuh. Sampai sekarang tidak jelas ke mana akhir rumor atau kasus itu. Setelah reformasi, baru berljalan sekitar 2 tahunan kepemerintahannya, Gus Dur diturunkan paksa dari pemerintahannya. Aneh GUS DUR melambai dari luar istana hanya dengan mengenakan CELANA PENDEK. Mungkin ia satu-satunya presiden di dunia yang memakai celana pendek saat melambai ke rakyatnya.
Full Article










